65 Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 1 Kota Bogor Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas


JAKARTA, INFO REALITA – Sebanyak 65 guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Kota Bogor turut ambil bagian dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu malam, 1 Agustus 2026.

Kehadiran rombongan MAN 1 Kota Bogor menjadi bagian dari rombongan Kementerian Agama Kota Bogor dalam kegiatan yang mengusung tema “Doa Bersama untuk Indonesia yang Damai, Maju, dan Bermartabat.”
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khusyuk.

Ribuan masyarakat bersama-sama melantunkan zikir dan salawat yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Doa bersama ditujukan untuk keselamatan, kedamaian, serta kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

MAN 1 Kota Bogor Bawa Pesan Toleransi ke Lingkungan Madrasah
Bagi keluarga besar MAN 1 Kota Bogor, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai toleransi, kedamaian dan kerukunan yang dapat diterapkan di lingkungan madrasah.

Sebanyak 65 guru dan tenaga kependidikan yang hadir diharapkan dapat membawa nilai-nilai positif dari kegiatan tersebut untuk kemudian dirawat dan dihidupkan dalam kehidupan pendidikan di MAN 1 Kota Bogor.

Hal tersebut menjadi penting karena madrasah tidak hanya berperan dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan karakter, sikap saling menghormati dan semangat hidup berdampingan dalam keberagaman.

Hadir Bersama Tokoh Lintas Agama
Zikir dan Doa Kebangsaan juga memperlihatkan wajah Indonesia yang beragam. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kementerian Agama RI, pejabat negara serta tokoh lintas agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu

Kehadiran lintas agama tersebut menjadi simbol bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa.
Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam pidatonya menegaskan bahwa kebersamaan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut merupakan gambaran konkret tentang toleransi di Indonesia.

Bagi MAN 1 Kota Bogor, momentum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi nilai yang terus dibawa oleh para guru dan tenaga kependidikan ke lingkungan madrasah serta menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi generasi muda. Edisi 8/8/26-(Red)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top