
BOGOR, RINFO REALITA-Dugaan pemotongan upah pungut di Badan Pendapatan Daerah – Bappenda Kabupaten Bogor mencuat dan menjadi perbincangan publik di media sosial. Siapa yang terlibat, bagaimana mekanisme penyalurannya, dan ke mana aliran dana tersebut mengalir menjadi pertanyaan utama yang muncul.
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara turut menjadi sorotan publik terkait isu ini. Masyarakat dan warganet mendorong agar proses hukum berjalan secara transparan dan profesional tanpa menunjuk satu pihak saja.
Isu tersebut pertama kali ramai setelah sebuah unggahan di media sosial menyoroti pentingnya melihat persoalan secara utuh. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa semua pihak yang terkait perlu diperiksa untuk mengungkap fakta sebenarnya.
“Perlu ditelusuri mulai dari bagaimana mekanisme penyalurannya hingga ke mana aliran dugaan pemotongannya,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu juga menampilkan foto Wakil Bupati Bogor Jaro Ade dan Ketua DPRD Sastra Winara, dengan narasi bahwa keduanya merupakan figur penting dalam memastikan jalannya tata kelola pemerintahan yang bersih di Kabupaten Bogor.
Penulis unggahan tersebut mengajak publik untuk tidak terpaku pada satu nama dan membiarkan aparat penegak hukum bekerja secara profesional. “Kawal prosesnya, tunggu hasilnya,” tulisnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Bogor, Bappenda Kabupaten Bogor, DPRD Kabupaten Bogor, maupun lembaga penegak hukum terkait kebenaran informasi tersebut.
Kasus ini menjadi penting karena berkaitan langsung dengan pendapatan asli daerah dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan pemerintah.
Publik kini menunggu klarifikasi resmi dan langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengusut tuntas dugaan tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan. (5/9/2026) (Red)
