
BOGOR INFO, REALITA-Kondisi infrastruktur perkotaan kembali menjadi sorotan. LSM Indonesia Morality Watch menemukan saluran drainase di sisi Kantor Polresta Bogor Kota dalam kondisi yang dinilai memprihatinkan.
Berdasarkan video dokumentasi yang diambil pada 28 Agustus 2026, saluran tersebut terlihat dipenuhi air keruh, sampah dan lumpur. Sejumlah bagian trotoar di sekitar saluran juga tampak mengalami kerusakan, sementara rumput liar tumbuh di sepanjang area drainase.
Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu fungsi saluran serta menimbulkan bau tidak sedap dan potensi gangguan kesehatan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Temuan itu sebelumnya telah disampaikan kepada Kepala Dinas PU Kota Bogor, Esti, melalui komunikasi WhatsApp pada 18 Agustus 2026.
Dalam percakapan tersebut, Edwar dari Indonesia Morality Watch menyampaikan bahwa timnya telah berada di lokasi, namun saat itu belum melihat petugas PU turun melakukan penanganan.
Menanggapi laporan tersebut, Esti menyatakan:
“Sdh di cek oleh tim kami, dan Akan di perbaiki ya pk.”
Esti juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi agar tidak ada kendaraan yang parkir di lokasi. Selain itu, Dinas PU disebut telah berkomunikasi dengan pihak PDAM untuk memastikan apakah terdapat kebocoran pipa yang menjadi salah satu penyebab munculnya aliran atau genangan air.
Dalam komunikasi yang sama, Esti turut mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lokasi dan tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan bau.
Namun, Indonesia Morality Watch menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya dengan pengecekan.
Edwar menegaskan posisi organisasinya sebagai kontrol sosial.
“Saya sebagai sosial control, menindaklanjuti temuan dilapangan kepada dinas terkait, tugas ibu menyelesaikan perbaikan.”
Bukan Sekadar Dicek, tetapi Harus Diperbaiki
Indonesia Morality Watch mendesak Dinas PU Kota Bogor segera merealisasikan perbaikan fisik terhadap drainase tersebut.
Menurut mereka, saluran drainase merupakan bagian penting dari sistem infrastruktur perkotaan. Jika mengalami penyumbatan dan kerusakan, fungsi pengaliran air dapat terganggu dan berpotensi menimbulkan genangan.
Terlebih, lokasi tersebut berada di sisi kantor kepolisian yang menjadi salah satu fasilitas publik dan berada di kawasan perkotaan dengan aktivitas masyarakat cukup tinggi.
LSM tersebut juga meminta Dinas PU menjelaskan langkah konkret yang akan dilakukan, termasuk penyebab kerusakan, kondisi jaringan drainase, dugaan kebocoran pipa, penanganan sampah dan lumpur, serta target waktu perbaikan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat jadwal pasti perbaikan yang disampaikan kepada publik. Redaksi masih berupaya memperoleh keterangan terbaru dari Dinas PU Kota Bogor mengenai tindak lanjut temuan tersebut.
Berita ini disusun berdasarkan temuan Indonesia Morality Watch, dokumentasi video tanggal 28 Agustus 2026.
Asas praduga tak bersalah dan hak jawab tetap diberikan kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini. (Red)
