
BOGOR, INFO REALITA– Dugaan adanya markup pada sejumlah proyek pembangunan toilet Sekolah Dasar (SD) Tahun Anggaran 2024–2025 di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mulai menjadi sorotan.
Sejumlah pihak mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap proses perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan pekerjaan untuk memastikan penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sorotan tersebut muncul setelah adanya perbandingan antara nilai anggaran dengan kondisi fisik bangunan di lapangan yang dinilai perlu dikaji lebih lanjut.
Jika benar terdapat ketidaksesuaian antara spesifikasi pekerjaan, volume, mutu bangunan, maupun harga satuan dengan anggaran yang dibelanjakan, maka hal itu berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.
Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui audit teknis dan investigasi oleh aparat yang berwenang.
Pengamat tata kelola anggaran menilai proyek infrastruktur pendidikan harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Seluruh dokumen seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB), kontrak pekerjaan, gambar teknis, berita acara serah terima, serta laporan pengawasan menjadi dokumen penting untuk menilai apakah pelaksanaan proyek telah sesuai spesifikasi.
Masyarakat juga mendorong aparat pengawas internal pemerintah (APIP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maupun Aparat Penegak Hukum apabila ditemukan indikasi kuat penyimpangan, agar melakukan pemeriksaan secara profesional sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sementara media berupaya untuk melakukan Konfirmasi terhadap pihak terkait bungkam, Bahkan nomor Kontak nya pun tidak dapat dihubungi .(5/7/26)
Dalam hal ini pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor diharapkan memberikan klarifikasi resmi terkait pelaksanaan proyek pembangunan toilet SD Tahun Anggaran 2024–2025 guna menjawab berbagai pertanyaan publik serta memastikan seluruh penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel. (Red)
