Konsultan Pengawas CV Citra Razatama Graha Dipertanyakan Pekerjaan TPT Gunung Batu Berjalan Tanpa Pengawasan Nyata?

BOGOR, INFO REALITA— Proyek Pembangunan TPT RT.004 RW.004 Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat dengan nilai kontrak Rp392.644.799,00 yang dibiayai APBD Kota Bogor, memunculkan tanda tanya besar atas peran dan fungsi Konsultan Pengawas CV Citra Razatama Graha. Masa pelaksanaan hanya 75 hari kalender, namun pengamatan di lapangan menunjukkan sejumlah kejanggalan teknis yang seharusnya dicegah sejak awal oleh pihak pengawas.

Papan proyek yang terpasang tidak mencantumkan volume pekerjaan, spesifikasi mutu beton, jenis batu, maupun ketebalan struktur, data yang wajib diketahui publik dan menjadi pegangan utama pengawasan.

Padahal, berdasarkan ketentuan pengadaan barang/jasa, informasi tersebut harus terbuka dan tercantum jelas. Mengapa hal mendasar ini diabaikan, apakah sengaja disembunyikan.

Di lokasi pekerjaan, terlihat pengecoran dilakukan secara manual, dicampur di tempat tanpa pengawasan mutu yang jelas. Tidak terlihat penggunaan benda uji beton maupun hasil uji laboratorium. Apakah mutu beton yang digunakan sesuai rencana? Berapa nilai fc’ yang direncanakan dan yang benar-benar diterapkan? Konsultan Pengawas seharusnya menjadi pihak pertama yang memverifikasi hal ini sebelum pengecoran dimulai

Lokasi proyek berada di area berbukit dan curam, risiko longsor sangat tinggi saat musim hujan tiba. Namun, pengamatan di lapangan memunculkan pertanyaan serius.

Pekerja terlihat bekerja tanpa arahan teknis yang jelas. Material batu bercampur tanah dan puing terlihat digunakan- hal yang dilarang dalam pekerjaan struktur penahan tanah. 

Yang menjadi pertanyaan krusial dimana fungsi pengawasan yang seharusnya berjalan setiap hari. Konsultan Pengawas CV Citra Razatama Graha ditunjuk untuk menjamin pekerjaan sesuai gambar, spesifikasi, jadwal, dan biaya. Namun realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya.

Papan proyek tidak lengkap data teknis
Metode kerja manual berisiko mutu beton tidak terjamin

(2/10/26)

Tidak terlihat pemeriksaan material sebelum dipasang , tidak ada bukti pengujian tanah dasar dan mutu beton

Jika pelaksanaan di lapangan menyimpang dari rencana dan spesifikasi namun tetap dibiarkan berjalan, maka peran Konsultan Pengawas dipertanyakan secara serius. Apakah hanya sekadar nama di atas kertas untuk memenuhi prosedur administrasi, padahal di lapangan tidak ada pengawasan nyata?

Masyarakat meminta Disperumkim Kota Bogor segera memeriksa:

“Konsultan Pengawas adalah jaminan kualitas proyek. Jika dia tidak bekerja, maka uang negara hampir Rp400 juta terancam sia-sia dan keselamatan warga menjadi taruhan.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak CV Citra Razatama Graha belum bersedia memberikan tanggapan atas temuan di lapangan.

Malah terkesan memilih bungkam tanpa memberikan klarifikasi sebagaimana mestinya , pihak media masih berupaya  mengali dan mengumpulkan informasi untuk melakukan konfirmasi kepada pihak Konsultan pengawas proyek .

Redaksiinforealita. Com (Yuni)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top